Translate

Minggu, 23 Maret 2014

KEPENGURUSAN LEMBAGA

GANTO MINANG memiliki struktur kepengurusan yang terdiri dari  :
1. MAJELIS TUO SILEK  (Pemegang kekuasaan tertinggi Lembaga)
2. PENGURUS
3. PENGAWAS

I. MAJELIS TERDIRI DARI :

1. Ramli St Mudo (Ketua)
2. Tamsil Rajo Kuaso (Wakil Ketua - Rantau)
3. Mukhlis Saidi Marajo (Wakil Ketua - Luhak Agam)
4. Rizal Kadof Dt Intan Sati (Wakil Ketua - Kabupaten Solok )
5. Muhar Pandeka Rimbo (Wakil Ketua Luhak - Limopuluah Kota)
6. Edwel Yusri Dt Rajo Gampo Alam (Wakil Ketua - Internasional)

Anggota :
1. M. Yusuf Rajo Alam
2. Mardianus St Majo Labiah
3. Djafrianto Malin Batuah
4. Malin
5. Drs. Bagindo Z. Bachtiar Said
6. Adi St Rajo Mudo
7. Darmis St Maruhun
8. Mak Endah
9. Mus Helfhy Musni

II. PENGURUS :

1. Ridhwan Awza (Ketua)
2. Kurnia Edifa (Wakil Ketua)
3. Arsyawal St Bagindo (Sekretaris)
4. Safrizal St Pamenan (Bendahara)

III. PENGAWAS :
1. Andri Zein Ibrahim (Ketua merangkap anggota) 
2. Adiwarman St Rajo Ameh (Anggota)
3. Adi St Rajo Mudo (Anggota)

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA GANTO MINANG

Berawal dari pertemuan para Tuo Silek di Sasaran Silek Tuo Pusako Minang pimpinan Bp Ramli St Mudo di Bukittinggi, Para Tuo Silek yang hadir pada saat itu antara lain :

1. Ramli St Mudo (Sasaran Silek Tuo Pusako Minang Bukittinggi)
2. Adiwarman St Rajo Ameh (Sasaran Silek Lintau Gobah Bukik Batabuah Canduang Agam)
3. Mukhlis Saidi Marajo (Sasaran Silek Tuo Salo Baso Agam)
4. Darmi St Maruhun (Sassaran Silek Durian Sungai Patai Batu Taba Baso Agam)
5. Djafrianto Malin Batuah (Sasaran Galuik Batumandi Surau Banau Lasi Canduang Agam)
6. Tamsil Rajo Kuaso (Sasaran Silek Pauah Arak Kabau Gadang Padang)
7. M. Yusuf Rajo Alam (Sasaran Silek Pauah Alang Bangkeh Padang)
8. Andri Zein Ibrahim (Silek Tuo Gunuang Marapi Ampek Angkek Agam)
9. Rizal Kadof Dt Intan Sati (Silek Harimau Kubuang XIII Solok)


Para Tuo Silek merasa sangat prihatin dengan perkembangan Silek Tradisi Minangkabau yang dirasakan semakin menurun dari waktu ke waktu terutama di Sumatera Barat. Salah satu penyebab kurang majunya Silek Tradisi disebabkan ketiadaan lembaga yang jelas yang mewadahi sasaran-sasaran Silek Tradisi. Sementara itu ironisnya beberapa aliran Silek Tradisi Minangkabau justru sangat berkembang pesat di beberapa Negara lain. 

Oleh karena itu untuk melestarikan, mengembangkan, serta memajukan Silek Tradisi Minangkabau, Para Tuo Silek merasa perlu untuk membentuk suatu wadah khusus yang akan menjadi media silaturahmi dan tempat bertukar pikiran dalam upaya memajukan Kebudayaan Alam Minangkabau umumnya dan Silek Tradisi Minangkabau khususnya.
Disamping itu wadah ini nantinya akan dijadikan pusat pembinaan sasaran-sasaran Silek Tradisi yang ada di Sumatera Barat dan menjadi penghubung antara sasaran-sasaran tersebut dengan pihak-pihak yang kompeten dalam pengembangan Seni Budaya.

Rapat inisiasi yang pertama dilanjutkan dengan rapat kedua pada tanggal 23 Maret 2014 masih ditempat yang sama yang dihadiri oleh :

1. Ramli St Mudo
2. Tamsil Rajo Kuaso
3. M. Yusuf Rajo Alam
4. Rizal Kadof Dt Intan Sati
5. Mardianus St Majo Labiah
6. Mukhlis Saidi Marajo
7. M Ridhwan Awza
8. Djafrianto Malin Batuah
9. Adiwarman St Rajo Ameh
10.Malin
11.Drs. Bagindo Z. Bachtiar Said
12.Adi St Rajo Mudo
13.Darmis St Maruhun
14.Mak Endah
15.Andri Zein Ibrahim
16.Muhar Pandeka Rimbo
17.Mus Helfy Musni
18.Arsyawal st Bagindo
19.Syafrizal St Pamenan

Para Tuo Silek sebagai insiator sepakat untuk membentuk Lembaga Pelestari Seni Silek Tradisi Minangkabau dengan nama GALANGGANG ALIRAN SILEK TRADISI TIGO SAPILIN atau disingkat GANTO MINANG.
Pada hari itu juga telah disahkan Rancangan Anggaran Dasar Lembaga dan ditanda tangani oleh Para Pendiri.

Lembaga bersifat terbuka dan independen. Keanggotaan lembaga adalah Sasaran/Aliran Silek Tradisi Minangkabau yang keanggotaannya diwakili oleh Tuo Silek atau Pewaris atau yang ditunjuk oleh Sasaran/Aliran.


MUKADIMAH



MUKADIMAH
Bismillahirramannirrahiim,
Bahwa dalam rangka melestarikan Seni Budaya Alam Minangkabau umumnya  dan seni Silek Tradisi beserta adat istiadatnya secara khususnya, serta untuk mempererat silaturahmi antar aliran/sasaran Silek Tradisi Minangkabau,
Untuk itu kami sebagai pewaris Silek Tradisi Minangkabau merasa turut berkewajiban untuk memelihara tradisi dan warisan budaya Minangkabau  melalui pelastarian  Seni Silek Tradisi Minangkabau.
Bahwa untuk melesatrikan seni Silek Tradisi Minangkabau diperlukan suatu lembaga yang terorganisir, independen, dan aktif  sebagai wadah pemersatu yang terorganisir secara modern namun tidak meninggalkan nilai-nilai luhur adat Minangkabau dengan tujuan untuk mempertahankan, melestarikan  dan mengembangkan seni Silek Tradisi Minangkabau
Oleh karena itu dengan Rahmat Allah Subhanahu Wata’ala serta mengharap hidayah dan petunjuk-Nya, kami para pendiri mencanangkan berdirinya Lembaga GALANGGANG ALIRAN SILEK TRADISI TIGO SAPILIN MINANGKABAU  di Bukittinggi Sumatera Barat.
Semoga langkah awal ini dapat melestarikan Silek Tradisi Minangkabau seluruh Nagari di Minangkabau sehingga dapat mengharumkan nama Silek Tradisi Minangkabau sebagai seni yang lestari baik ditingkat Nasional maupun Internasional, semoga Allah meredhai mencatat perbuatan ini sebagai amal ibadah.